Persepsi Siswa Kelas VIII dan IX terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 2 Batu
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang SMP menghadapi tantangan baru sejak diterapkannya Kurikulum Merdeka, khususnya terkait bagaimana siswa memandang relevansi, kualitas, dan manfaat dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII dan IX SMP Muhammadiyah 2 Batu terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 50 siswa sebagai subjek penelitian yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert, wawancara semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa secara umum memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran intrakurikuler karena strategi yang lebih variatif, meskipun sebagian masih merasa gaya belajar belum sepenuhnya terakomodasi. Pada aspek kokurikuler, siswa menilai proyek berbasis profil pelajar Pancasila memperkaya pengalaman belajar, namun terkadang padat dan kurang terintegrasi dengan materi inti. Pada aspek ekstrakurikuler, kegiatan seperti klub literasi, teater, dan jurnalistik dinilai sangat berperan dalam meningkatkan kreativitas serta apresiasi terhadap Bahasa Indonesia. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka berpotensi besar memperkuat relevansi dan makna pembelajaran Bahasa Indonesia apabila guru, sekolah, dan pembuat kebijakan mampu mengintegrasikan ketiga ranah pembelajaran secara harmonis. Penelitian ini menegaskan pentingnya persepsi siswa sebagai indikator keberhasilan kurikulum, sekaligus membuka peluang pengembangan penelitian lanjutan di konteks sekolah yang lebih luas.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Anderson, J., & Hasting, P. (2019). Curriculum flexibility and student creativity: A comparative perspective. International Journal of Educational Development, 70, 102079. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2019.102079
Anisa, R., & Pramudita, D. (2023). Persepsi siswa terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2), 134–145. https://doi.org/10.21009/jpb.v12i2.4231
Arifin, M., & Sari, L. (2021). Persepsi siswa terhadap pembelajaran berbasis kurikulum baru di SMP. Jurnal Pendidikan, 22(2), 145–158. https://doi.org/10.21831/jp.v22i2.38972
Aulia, F., & Setyawati, N. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka pada sekolah berbasis nilai keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 123–136. https://doi.org/10.21580/jpi.v14i2.10892
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research methods in education (8th ed.). New York: Routledge.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE.
Fauziyah, N., & Anggraeni, D. (2022). Kegiatan kokurikuler dan implikasinya terhadap motivasi belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 115–127. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i2.46852
Fitri, N. (2023). Persepsi siswa terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 145–157. https://doi.org/10.26740/jpbsi.v8n2.p145-157
Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE.
Hartati, L. (2021). Kurikulum Merdeka dan tantangan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa, 10(2), 121–133. https://doi.org/10.24036/jpb.v10i2.4532
Hidayat, A., & Nurjanah, F. (2020). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 77–89. https://doi.org/10.24036/jip.v9i1.1123
Hidayati, N., & Syam, A. (2020). Persepsi siswa dalam konteks implementasi kurikulum baru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(3), 144–156. https://doi.org/10.21831/jip.v19i3.4021
Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. K. (2015). Likert scale: Explored and explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396–403. https://doi.org/10.9734/BJAST/2015/14975
Kurniasih, D., & Setiawan, H. (2022). Diferensiasi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Implikasi bagi pembelajaran bahasa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 76–88. https://doi.org/10.24036/jip.v11i2.5143
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugroho, B., & Puspitasari, D. (2021). Prosedur penelitian kualitatif di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan, 12(2), 89–101. https://doi.org/10.21831/jp.v12i2.35688
Nugroho, R., & Wijayanti, E. (2023). Pendekatan holistik dalam menilai persepsi siswa SMP terhadap Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 12(1), 33–45. https://doi.org/10.21009/jipi.v12i1.5123
Pranata, A., & Dewi, R. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(1), 67–80. https://doi.org/10.17509/jip.v14i1.45582
Prasetyo, A., & Maulida, S. (2021). Persepsi siswa terhadap pembelajaran bahasa di era kurikulum baru. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 45–57. https://doi.org/10.21009/jpbsi.v10i1.3871
Putri, L., & Ramadhan, R. (2021). Persepsi siswa terhadap strategi pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 11(1), 54–65. https://doi.org/10.21009/jpbs.v11i1.4012
Rahayuningsih, S. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP: Peluang dan tantangan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 30(1), 55–68. https://doi.org/10.17509/jip.v30i1.45210
Rahmadani, S., & Yusuf, M. (2020). Peran kegiatan ekstrakurikuler dalam penguatan literasi siswa SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 88–99. https://doi.org/10.24036/jip.v9i2.1144
Rahmah, N., & Gunawan, F. (2023). Strategi pembelajaran adaptif dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(1), 89–101. https://doi.org/10.17509/jip.v13i1.47220
Rahman, H., & Supian, H. (2021). Wawancara semi-terstruktur dalam penelitian pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 177–189. https://doi.org/10.17509/jpp.v21i2.35671
Sari, A., & Pratama, F. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: Perspektif guru dan tantangan praktis di sekolah. Jurnal Pendidikan Nasional, 14(2), 201–213. https://doi.org/10.17509/jpn.v14i2.38772
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Suryana, A., & Wahyuni, R. (2022). Evaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Nasional, 14(3), 201–213. https://doi.org/10.21831/jpn.v14i3.35572
Trianingsih, L. (2024). Respon siswa SMP Muhammadiyah terhadap pembelajaran bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Humaniora, 12(1), 23–34. https://doi.org/10.24036/jph.v12i1.5123
Utami, I. (2021). Pendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2), 98–110. https://doi.org/10.15294/jip.v10i2.25123
Wahyudi, A., Prasetyo, H., & Nugraha, R. (2024). Kurikulum Merdeka dan implikasinya terhadap motivasi belajar siswa SMP. International Journal of Educational Research, 45(3), 211–224. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2024.02.005
Wibowo, S., & Santosa, A. (2020). Evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka dari perspektif siswa dan kebijakan. Jurnal Pendidikan Nasional, 15(1), 55–68. https://doi.org/10.21831/jpn.v15i1.4041