Integrasi skimming, scanning, dan chunking untuk meningkatkan kecepatan dan pemahaman membaca akademik mahasiswa

Main Article Content

Trisatyo Naldi

Abstract

Kemampuan membaca akademik menuntut mahasiswa memproses informasi secara cepat tanpa kehilangan pemahaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kecepatan dan pemahaman membaca mahasiswa setelah penerapan terintegrasi strategi skimming, scanning, dan chunking serta mendeskripsikan respons mahasiswa selama pembelajaran. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan dukungan data kuantitatif dan kualitatif. Partisipan terdiri atas 25 mahasiswa semester empat Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Data diperoleh melalui tes kecepatan dan pemahaman membaca, observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan verifikasi. Hasil menunjukkan perubahan kecepatan membaca dari 180 menjadi 270 kata per menit atau meningkat 90 kata per menit (50%), sementara skor pemahaman meningkat dari 60% menjadi 85% atau 25 poin persentase. Observasi dan wawancara mengindikasikan bahwa mahasiswa lebih selektif dalam menemukan gagasan utama dan informasi spesifik serta mulai membaca dalam kelompok makna. Temuan ini menunjukkan potensi integrasi ketiga strategi untuk mengembangkan efisiensi membaca akademik. Namun, karena naskah sumber tidak menyediakan statistik inferensial, kelompok pembanding, dan data numerik per siklus, hasil penelitian ditafsirkan sebagai peningkatan deskriptif dan tidak sebagai bukti kausal. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi strategi selektif dan pemrosesan berbasis kelompok makna dalam satu rangkaian pembelajaran membaca akademik.

Article Details

Section
Articles