Konflik Sosial dalam Novel Pemetik Bintang Karya Venerdi Handoyo: Kajian Sosiologi Sastra Lewis A Coser

Main Article Content

Roswitalia Febrillianti Ryawan
Joko Widodo
Hidayah Budi Qur’ani

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan mengenai bagaimana konflik sosial direpresentasikan dalam karya sastra dan sejauh mana konflik tersebut memiliki fungsi sosial yang lebih luas. Novel Pemetik Bintang karya Venerdi Handoyo dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan berbagai bentuk konflik yang tidak hanya bersifat destruktif, melainkan juga mengandung dimensi integratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial yang muncul dalam novel berdasarkan perspektif sosiologi sastra Lewis A. Coser serta menganalisis fungsi dan faktor penyebab dari konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memfokuskan analisis pada kutipan berupa dialog, kalimat, dan paragraf yang mengandung konflik sosial. Data penelitian berupa teks novel yang diterbitkan PT. Gramedia Pustaka Utama tahun 2019, dilengkapi dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya memicu ketegangan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembentukan solidaritas sosial, penegasan identitas, dan pemicu perubahan sosial. Kesimpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa konflik sosial dalam novel Pemetik Bintang memperlihatkan sisi ganda konflik sebagaimana dikemukakan Coser, yakni sebagai alat integrasi sekaligus transformasi sosial. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan sosiologi sastra, sekaligus menawarkan wawasan baru bagi pembaca untuk melihat konflik bukan hanya sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang membangun kehidupan sosial yang lebih bermakna.

Article Details

Section
Articles