Representasi Pemberdayaan Perempuan dalam Podcast Narasi “Di Mata Perempuan” pada Channel Youtube Najwa Shihab: Analisis Wacana Kritis Sara Mills
Main Article Content
Abstract
Representasi perempuan dalam media masih kerap bias dan menempatkan perempuan sebagai objek pasif, sehingga membatasi ruang mereka sebagai subjek dengan otoritas penuh. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan kritis mengenai bagaimana media alternatif, khususnya podcast, dapat membangun wacana yang lebih setara. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi wacana mengenai peran dan posisi perempuan dalam podcast Di Mata Perempuan pada kanal YouTube Najwa Shihab dengan menggunakan perspektif Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik dokumentasi dan simak-catat. Data penelitian diperoleh dari empat episode podcast, yaitu Najwa Shihab di antara Keraguan dan Pertaruhan, Adinia Wirasti Mengatasi Trauma dan Tuntutan sebagai Perempuan di Usia 30-an, Ilmu Nekat dan Buah Pengorbanan Mira Lesmana, serta Cinta Laura Kiehl Berdamai dengan Versi Dirinya di Masa Lalu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast ini menghadirkan perempuan sebagai subjek aktif yang mampu menarasikan pengalaman personal sekaligus menghubungkannya dengan isu sosial yang lebih luas. Posisi audiens dibentuk agar lebih empatik, sehingga narasi yang ditampilkan menantang dominasi patriarkis media arus utama. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media digital, khususnya podcast, berpotensi menjadi arena strategis pemberdayaan perempuan karena memberi ruang representasi yang lebih adil, otentik, dan transformatif dalam wacana publik.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Adityana, A. D., Ritonga, M. H., & Alfikri, M. (2024). Persepsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi FIS UIN SU Stambuk 2017-2021 Mengenai Konten Video LGBT dan Nikah Beda Agama dalam Akun YouTube Deddy Courbuzier:(Study Deskriptif Kualitatif “LGBT dan Nikah Beda Agama!! Double Kill!-Somasi-Adriano Qalbi–Deddy Corbuzier Podcast”). Jurnal Komunikasi, 2(5), 400-410.
Ajmeri, N., Guo, H., Murukannaiah, P. K., & Singh, M. P. (2018, April). Ethics, values, and personal agents: poster. In Proceedings of the 5th Annual Symposium and Bootcamp on Hot Topics in the Science of Security (pp. 1-1). https://doi.org/10.1145/3190619.3191678
Arifin, I. P., Wulan, T. R., & Lestari, S. (2020, January). Representation Of Empowerment For Very Poor Household Women Through The Social Aid (The Study of Social Aid of The Hope Family Program in Banyumas Regency). In Third International Conference on Social Transformation, Community and Sustainable Development (ICSTCSD 2019) (pp. 82-86). Atlantis Press.
Boychev, B. (2019). The role and place of the podcast in the digital market. Известия на Съюза на учените-Варна. Серия Икономически науки, 8(2), 94-99.
Budiman, M. (2005). Ketika perempuan menulis. Srinth! l, 8, 8-37.
Elviandri, E. (2019). Quo vadis negara kesejahteraan: meneguhkan ideologi welfare state negara hukum kesejahteraan indonesia. Old Website of Jurnal Mimbar Hukum, 31(2), 252-266. https://doi.org/10.22146/jmh.32986
García, N., & Martínez, L. (2009). La representación positiva de la imagen de las mujeres en los medios. Comunicar: Revista Científica de Comunicación y Educación, 16(32), 209-214.
Goleman, D. 1995. Emotional Intelligence. New York: Bantam.
Halldórsdóttir Gudjonsson, B. E. (2018). ‘I wish color had no history’: an exploration of identity through student performance poetry. Ethnography and Education, 13(3), 322–339. https://doi.org/10.1080/17457823.2017.1422134
Hidayati, N., Fadhila, A. N., & Prasetyo, M. A. (2020). Narasi domestikasi perempuan era kemerdekaan pada enam cerpen S. Rukiah yang terhimpun dalam buku Tandus. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 1(2), 1-15. https://doi.org/10.22146/jwk.1024
Jalakas, L. (2016). The Ambivalence of Femvertising: Exploring the Meeting between Feminism and Advertising through the Audience Lens. Excellent MSc Dissertations, 13-80.
Kamilia, N., & Khotimah, K. (2023). Analisis Fungsi Bahasa Jacobson pada Wacana Naratif KHW Nusantara Part 130 Oleh Nadia Omara. ANUFA, 1(2), 128-139. https://doi.org/10.63629/anufa.v1i2.46
Lestari, P. A., & Elfattah, H. Y. A. (2025). Media, gender, and identity: Challenges and strategies for equitable representation. Sinergi International Journal of Communication Sciences, 2(3), 73–86. https://www.researchgate.net/publication/391169130
Mahsun. (2012). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya. Rajawali Press.
Meidina, D. L., & Kurniasari, N. (2022). Audience’s Motives and Gratification in Listening to The Podcast. COMMENTATE: Journal of Communication Management, 3(1), 1-6.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nairurrohmah, V., & Khotimah, K. (2024). Representasi Patriarki pada Konten Tiktok Riski Hasibuan Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills. ANUFA, 2(1), 77-84. https://doi.org/10.63629/anufa.v2i1.50
Nursalam, N., Sulaeman, S., & Mustafa, I. (2021). Analisis istilah wacana kebijakan pembatasan sosial covid-19 di Indonesia. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 388–405. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.16500
Prihadi, P. (2023). The Connection between Code Mixing and Internal Illocutionary Speech Acts Podcast Denny Sumargo Episode “Kisruh Israel, Politik, dan Sepak Bola”. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 12(2), 23-36. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v10i6.4677
Rachman, A., Aulia, M., Abdulrab, N., Purwadi, Y., Fajar, M. D., & Ayunda, A. D. (2020). Diplomasi Indonesia Dalam Memperkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan Untuk Mendukung Proses Perdamaian Afghanistan. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 16(2), 259-276. https://doi.org/10.26593/jihi.v16i2.4422.259-276
Rafiqa, S. (2019). Critical discourse analysis sara mils in the online news text about the sinking of ships at Indonesian waters. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 37-43.
Retno, S. S., Rohmiyati, Y., & Husna, J. (2015). Pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan: studi kasus di rumah pintar “Sasana Ngudi Kawruh” Kelurahan Bandarharjo-Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 4(2), 157-166. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/9518
Santoniccolo, F., & Trombetta, T. (2023). Gender and media representations: A review of the literature on gender stereotypes, objectification and sexualization. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(10), 6355. https://doi.org/10.3390/ijerph20106355
Savitri, I. D. (2025). Critical discourse analysis to uncover women strategies in digital narratives: A Sara Mills’ perspective. Cogent Social Sciences, 11(1), 2469452. https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2469452
Setiawan, F., Prasetya, A. D, & Putra, S. R. (2022). Analisis wacana kritis model Teun Van Dijk pada pemberitaan kasus pencabulan santri oleh anak Kiai Jombang dalam media online. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 224–237. https://doi.org/10.22219/kembara.v8i2.21772
Singh, V., Chayko, M., Inamdar, R., & Floegel, D. (2019). Female librarians and male computer programmers? Gender bias in occupational images on digital media platforms. Proceedings of the 10th International Conference on Social Media and Society, 222–231. https://doi.org/10.1145/3328529.3328565
Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Duta Wacana University Press.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Triana, H. W., Kustati, M., Yusuf, Y. Q., & Reflinaldi, R. (2021). The representation of women in COVID-19 discourses: The analysis of Sara Mills’ critical discourse on media coverage. Journal of Language and Linguistic Studies, 17(Special Issue 1), 553–569. https://eric.ed.gov/?id=EJ1285309
Ulloa, R. (2022). Representativeness and face-ism: Gender bias in image portrayals. Frontiers in Psychology, 13, 880209. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.880209